Apa Itu Cuan Dan Boncos

 


Waladunsholeh-ws - Pernahkah kalian pernah denger atau pernah melihat di media sosial orang mengucap kata cuan, 

"Cara Dapat Cuan dari ...."

 "10 Saham Paling Cuan” 

 "Cuan Perayaan Imlek, Omzet Pedagang Glodok Naik 3 Kali Lipat".


Di Indonesia, bahasa yang digunakan dalam percakapan sehari-hari bukanlah bahasa baku ataupun resmi  atau bahasa resmi melainkan bahasa tidak baku. Bahasa tidak baku ini banyak dipengaruhi oleh bahasa dari berbagai daerah termasuk bahasa asing. Contoh bahasa tidak baku adalah julid, kerad, sobat gurun, wibu, afwan dan masih banyak lagi bahas-bahasa tren jaman now


Asal Kata Cuan

Salah satu bahasa asing yang memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan bahasa percakapan di Indonesia adalah bahasa Hokkian atau bahasa Hokkien. Hal ini disebabkan bahasa Hokkian atau bahasa Hokkien memiliki kedekatan dengan bahasa Indonesia.

Cuan adalah istilah populer dari Bahasa Hokkian, China bagian Selatan, yang diserap menjadi bahasa pergaulan di Indonesia.

Di Indonesia sendiri, bahasa Hokkian atau bahasa Hokkien merupakan bahasa ibu bagi bagi komunitas Tionghoa yang ada di Kepulauan Riau, Palembang, Pekanbaru, Medan, dan lain-lain. Mereka sebenarnya merupakan kaum pendatang di masa lalu yang berasal dari Hokkien. Di negara asalnya, mereka tidak berbahasa Mandarin sehingga dapat dengan mudah memahami bahasa Indonesia dan begitu juga sebaliknya.


Tidak sedikit pula kosakata bahasa Hokkian yang kemudian diserap ke dalam bahasa Indonesia di antaranya bak-sou (bakso), siau-mai (siomai), Tiongkok (Tiongkok), tau-hu (tahu), dan cuan.



Asal Kata Boncos

Boncos adalah hal yang bertolak belakang. Cuan berarti untung sedangkan boncos berarti rugi. Ketika seseorang pedagang beriklan di internet dan sudah menghabiskan budget iklan yang begitu besar, namun keuntungan yang didapatkannya lebih kecil, maka kondisi demikian bisa disebut dengan boncos. Orang ini bisa disebut sebagai boncoser mania.

Nah itulah penjelasan singkat seputar Cuan Dan Boncos dalam bahasa gaul. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.